Leuwi Lawang Subang (Green Canyon ala Subang yang Bikin Kamu Lupa Pulang)

Leuwi Lawang Subang

Apa yang terlintas pertama kali saat mendengar kata Subang? Pasti sebagian orang akan menyebutkan “nanas” atau tak sedikit pula yang menyebutkan kolam pemandian air panasnya. Tapi jika kamu mau sedikit blusukan, maka kamu akan menemukan banyak tempat baru yang bahkan kamu sendiri baru mengetahuinya. Subang yang memiliki kontur tanah berbukit dan dikelilingi oleh hamparan kebun teh yang luas ternyata menyimpan sejuta wisata alam yang belum tergali secara maksimal. Salah satunya adalah Leuwi Lawang yang baru-baru ini menghebohkan jagad dunia maya instagram.

Leuwi Lawang yang berlokasi di Desa Adat Banceuy ini adalah sebuah aliran sungai kecil yang diapit oleh dua buah tebing yang seolah dibelah secara sengaja oleh seseorang. Secara ilmu toponimi, Leuwi Lawang berasal dari dua kata yang diambil dari bahasa sunda, yaitu “leuwi” yang berarti lubuk, atau secara harfiah berarti bagian terdalam dari sungai. Sedangkan “lawang” memiliki arti pintu atau gerbang. Dari dua kata bahasa sunda tersebut dapat diartikan bahwa Leuwi Lawang memiliki arti sebagai sungai yang berbentuk menyerupai sebuah pintu/gerbang.

Meskipun “leuwi” memiliki arti sebagai bagian sungai yang terdalam, tapi sungai pada Leuwi lawang ini memiliki kedalaman yang dangkal, paling dalam hanya sebatas lutut orang dewasa. Yang menjadi bagian paling instagramable dari tempat ini adalah keberadaan dua tebing tinggi yang mengapit aliran sungainya. Bila dilihat secara seksama, kedua tebing ini seperti dua buah pintu atau gerbang yang terbuka sehingga aliran sungai dapat mengalir ditengahnya.

Green Canyon ala Subang yang Bikin Kamu Lupa Pulang

Karena keunikan dari tempat ini yang memiliki tebing tinggi dan aliran sungai yang tak terlalu deras, banyak yang menyebut tempat ini sebagai Green Canyon van Subang, atau Green Canyon Subang. Dan tak sedikit pula yang menyandingkan Leuwi Lawang ini dengan Green Canyon lainnya yang sudah lebih dulu menyandang gelar sebagai “green canyon” seperti Green Canyon Pangandaran atau Green Canyon Karawang.

Meskipun memiliki karakteristik yang berbeda dengan Green canyon lainnya, Leuwi Lawang atau Green Canyon Subang ini sangat menarik dan sayang untuk dilewatkan apabila mengunjungi Subang. Di sekitar area Leuwi Lawang ini juga ada beberapa tempat wisata alam lain seperti Curug Bentang, Curug Mahpar, dan Curug Sigay. Selain itu di desa tempat Leuwi Lawang ini berada merupakan sebuah desa wisata adat budaya yang terkenal dengan tradisi ruwatan bumi yang digelar setiap tahunnya.

Selain indah dan instagramable, Leuwi Lawang atau Green Canyon Subang ini memiliki kisah legenda atau cerita rakyat yang menyelimutinya. Dikisahkan pada dahulu kala hidup seorang pria yang memiliki kesaktian mandraguna, saat musim kemarau dimana desa ia tinggal kekurangan air. Masyarakat merasa kesulitan untuk mengairi ladang, keperluan ternak, hingga keperluan untuk minum dan memasak. Sang pria ini mendengar ada suara gemericik air yang berasal dari belakang sebuah tebing batu yang tinggi. Pria sakti mandraguna tersebut tahu bahwa dibalik tebing itu terdapat sumber air yang terbendung oleh tebing batu. Dengan kesaktiannya ia kemudian membelah tebing batu tersebut menjadi dua bagian, sehingga air yang berada dibelakangnya bisa mengalir mengairi perkampungan yang ada disekitarnya. Dari kejadian ini masyarakat menjadi gempar dan berkata, “batu belah jadi lawang”. Akhirnya hingga saat ini sungai tersebut dinamakan sebagai Leuwi Lawang.

Selain memiliki spot foto yang unik dengan tebingnya yang terbuka seperti pintu atau gerbang, di area Leuwi Lawang ini juga terdapat sebuah gua dengan ukuran yang dangkal. Apabila dilihat dari ilmu geografi, bahwa gua dangkal ini terbentuk oleh adanya aktivitas ablasi, yaitu pengikisan batuan yang disebabkan oleh air sungai. Dan sama juga dengan gua yang ada di area ini, tebing batu dari Leuwi Lawang ini apabila dilihat dari ilmu geografi juga terbentuk oleh adanya aktivitas pengikisan yang disebabkan oleh air sungai.

Fasilitas Leuwi Lawang Subang

Sebagai sebuah tempat wisata yang terhitung baru, Leuwi Lawang saat ini telah dikelola secara swadaya oleh masyarakat Desa Adat Banceuy. Saat ini Leuwi Lawang telah memiliki fasilitas umum yang bisa digunakan oleh para pengunjungnya seperti lahan parkir kendaraan, toilet, mushola dan juga rest area berupa kawasan pohon pinus yang bisa digunakan sebagai tempat beristirahat dan berteduh ketika lelah menuruni dan menaiki bukit menuju Leuwi Lawang.

Harga Tiket Masuk Leuwi Lawang Subang

Meskipun telah dikelola oleh masyarakat desa, untuk memasuki dan mengunjungi kawasan Leuwi Lawang ini belum dikenakan tiket masuk alias masih gratis. Kamu hanya perlu membayar parkir kendaraan saja sebesar 2.000 rupiah/motor atau sebesar 5.000 rupiah untuk kendaraan roda empat. Tapi disarankan agar menggunakan kendaraan roda mengingat akses jalan yang kecil dan masih berbatu.

Lokasi/Alamat Leuwi Lawang Subang

Leuwi Lawang atau Green Canyon Subang ini berlokasi di Kampung Banceuy, Desa Sanca, Kec. Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41281.

Rute Menuju Leuwi Lawang Subang

Tak sulit untuk menemukan lokasi dari Leuwi Lawang atau Green Canyon Subang yang berada di Desa Adat Banceuy yang merupakan tujuan wisata adat budaya yang sohor di Subang ini. Untuk bisa ketempat ini bisa diakses dengan menggunakan kendaraan roda dua atau pun roda empat. Berikut adalah petunjuk arah dari google maps yang bisa kamu gunakan sebagai navigasi :

Gimana tertarik untuk mengunjungi dan explore ke Leuwi Lawang atau Green Canyon Subang yang viral ini?. Yuk jangan lupa untuk ajak teman atau keluarga kamu agar acara traveling yang kamu buat semakin terasa menyenangkan.

Happy wonderful traveling!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: