Benteng Legok Jawa (Benteng Peninggalan Belanda Saat Padalarang Masih Kebun Karet)

Benteng Legok Jawa

Jika masa liburan atau akhir pekan telah tiba, dan kamu bosan dengan wisata alam atau wisata keluarga yang mainstream. Maka wisata sejarah bisa jadi alternatif pilihan sebagai pengisi waktu liburan. Bandung adalah salah satu kota yang tepat untuk dijadikan sebagai destinasi wisata sejarah. Karena di kota ini banyak terdapat bangunan monumental khas masa kolonialisme Belanda. Salah satu yang masih tersisa adalah benteng dan bunker pertahanan zaman perang yang berada di kawasan Padalarang, benteng tersebut bernama Benteng Legok Jawa.

Benteng Legok Jawa adalah salah satu bangunan peninggalan kolonialisme Belanda yang berupa benteng pertahanan dan sekaligus bunker. Benteng ini berada di kawasan Cipatat Padalarang yang kini masuk kedalam kawasan administratif Kabupaten Bandung Barat (KBB). Selain Benteng Legok Jawa, di kawasan KBB ini banyak tersebar bangunan serupa dan bahkan bentuknya sama.

Diperkirakan seluruh benteng yang ada di kawasan KBB ini dibangun pada awal abad ke-19, tepatnya sekitar tahun 1912-1918. Karena bentuk benteng dan bunker yang ada di kawasan KBB ini serupa, baik dari segi ukuran maupun bentuknya, dipercaya pula bahwa benteng dan bunker ini dibangun oleh orang yang sama yaitu Tuan Bengkok dan Tuan Jackson yang merupakan pimpinan militer pemerintah Belanda yang saat itu memimpin pemberontakan di kawasan Bandung Barat, Padalarang dan sekitarnya.

Benteng Peninggalan Belanda Saat Padalarang Masih Kebun Karet

Dilihat dari ilmu toponimi, belum ada catatan yang lengkap mengenai pembangunan dari benteng dan bunker ini. Catatan yang ada masih berasal dari kisah mulut ke mulut dan dari sumber sesepuh atau saksi hidup saat masa perang dahulu. Namun menurut warga sekitar, benteng dan bunker ini dinamakan sebagai Benteng Legok Jawa karena benteng ini berada di perkebunan karet dan kampung yang para pekerjanya notabene berasal dari orang Jawa (Jawa Tengah & Jawa Timur). Karena banyaknya pekerja yang berasal dari tanah Jawa saat itu menyebabkan kawasan dan benteng ini dinamakan sebagai Legok Jawa. Namun seiring waktu berjalan, pekerja perkebunan karet ini sudah banyak didominasi oleh warga Sunda sendiri.

Pada bangunan utama, Benteng Legok Jawa ini memiliki delapan ruangan yang berderet kea rah samping. Setiap ruangan memiliki satu pintu utama yang diapit oleh dua jendela. Untuk ruangannya sendiri, Benteng Legok Jawa ini memiliki ukuran sekitar 2,5 m x 3 m dengan ruangan yang saling terhubung antara satu dengan yang lainnya.

Dilihat secara fungsinya, Benteng Legok Jawa ini sengaja dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda sebagai tempat pertahanan, pengintaian, eksekusi musuh, hingga penyimpanan senjata. Selain itu bangunan Benteng Legok Jawa ini berada dekat dengan jalur kereta Bandung – Sukabumi yang saat ini sudah nonaktif. Pentingnya jalur perkeretaapian ditempat ini saat dahulu menyebabkan pentingnya untuk membuat “pos” yang saat itu digunakan sebagai pos pemeriksa apabila ada musuh yang menyelinap melalui jalur kereta api.

Menurut cerita dari sesepuh desa, Benteng Legok Jawa ini mengisahkan pengalaman yang pahit. Banyak dari pejuang Indonesia disiksa dan dieksekusi secara brutal ditempat ini. Beberapa jasad mereka dibuang ke jurang atau dikubur di perkebunan karet sekitar benteng. Hal itu diketahui saat pasca kemerdekaan dan ketika perkebunan karet mulai dikelola oleh pemerintah. Banyak kerangka yang ditemukan saat pembukaan kembali lahan perkebunan karet di kawasan ini. Selain itu, kereta api yang datang dari arah Sukabumi atau Bandung seringkali disergap dan dibegal, terlebih lagi saat mereka membawa hasil pertanian dan perkebunan.

Fasilitas Benteng Legok Jawa

Meskipun Benteng Legok Jawa ini adalah peninggalan sejarah, tapi sampai sekarang bangunan dan area kawasan benteng dan bunker ini masih belum dikelola secara resmi dan dijadikan objek wisata sejarah di Bandung Barat khususnya kawasan Padalarang. Maka dari itu belum ada fasilitas apa pun untuk pengunjung yang datang, bahkan sekedar penunjuk jalan menuju lokasi pun belum tersedia.

Harga Tiket Masuk Benteng Legok Jawa

Untuk dapat mengunjungi Benteng Legok Jawa, kamu tidak dikenakan tiket masuk alias gratis.

Keterangan : Perubahan harga tiket Benteng Legok Jawa ini dapat berubah sewaktu-waktu.

Lokasi/Alamat Benteng Legok Jawa

Secara administratif, Benteng Legok Jawa ini berlokasi di Desa Cirawamekar, Kec. Cipatat, Kab. Bandung Barat, Jawa Barat 40554.

Rute Menuju Benteng Legok Jawa

Tak sulit untuk menemukan lokasi dari Benteng Legok Jawa yang berada tak jauh dari akses jalan raya utama Cipatat Padalarang ini. Untuk bisa ketempat ini bisa diakses dengan menggunakan kendaraan roda dua atau pun roda empat. Berikut adalah petunjuk arah dari google maps yang bisa kamu gunakan sebagai navigasi :

Gimana tertarik untuk mengunjungi dan berwisata sejarah ke Benteng Legok Jawa ini?. Yuk jangan lupa untuk ajak teman atau keluarga kamu agar acara traveling yang kamu buat semakin terasa menyenangkan.

Happy wonderful traveling!

2 respons untuk ‘Benteng Legok Jawa (Benteng Peninggalan Belanda Saat Padalarang Masih Kebun Karet)

Add yours

Tinggalkan Balasan ke @ridwanderful Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: