Curug Dago & Prasasti Raja Thailand (Jejak Raja Thailand di Air Terjun Terindah se-Kota Bandung)

Curug Dago & Prasasti Raja Thailand

Bandung yang kini menjelma menjadi kota wisata dan ibukota Jawa Barat ini memang mampu menyihir orang lain untuk terus datang berkunjung ke Bandung. Keindahan dan kemolekan alam Bandung rupanya telah terkenal sejak dulu, bahkan saat masa kolonial Belanda yang dimana saat itu Bandung masih merupakan sebuah desa kecil.

Bandung yang dahulu masih merupakan sebuah desa kecil sangat jelas berbeda dengan masa kini yang penuh dengan bangunan dan gedung-gedung baru. Dahulu Bandung masih sangat asri, begitu lengang, hawa udara pun masih sangat bersih, begitu pun sungai dan air terjun masih sangat jernih dan bersih. Salah satu air terjun di kawasan Bandung yang dahulu berair jernih adalah Curug Dago. Saking jernih dan indahnya Curug Dago, sampai-sampai Raja Thailand turut datang menorehkan tanda tangannya pada sebuah batu di Curug Dago ini.

Jejak Raja Thailand di Air Terjun Terindah se-Kota Bandung

Curug Dago merupakan salah satu curug atau air terjun yang berada di kawasan Dago. Curug Dago yang memiliki ketinggian sekitar 12 meter ini dahulu sangat berbeda jauh dengan yang sekarang, dahulu aliran Curug Dago ini memiliki air yang jernih dan belum tercemar seperti sekarang ini. Keindahannya pun turut dilukiskan oleh beberapa pelukis sejak zaman Hindia Belanda dulu. Curug Dago dengan segala kemolekannya saat itu mampu menyihir seorang raja yang berasal dari kerajaan Thailand untuk datang dan melakukan tapa brata disana.

Hal itu bermula pada penemuan sebuah prasasti batu di area Curug Dago pada tahun 1990, penemuan tersebut sempat menggegerkan warga Bandung kala itu. Setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, diketahui bahwa yang menorehkan tulisan diatas batu tersebut adalah Raja Siam yang berasal dari Thailand, hal itu diketahui dari tulisan diatas batu tersebut yang ditulis dengan menggunakan huruf Siam. Diketahui pula bahwa raja yang menorehkan tulisan tersebut adalah Raja Rama V dan Raja Rama VII. Masing-masing raja tersebut menorehkan tulisannya pada waktu yang berbeda. Batu pertama yang ditulis oleh Raja Rama V ditulis pada tahun 1896, barulah setelahnya Raja Rama VII datang pada tahun 1901 dan menorehkan tulisannya saat itu.

Prasasti batu yang ditulis oleh kedua Raja Siam dari Thailand itu ditulis pada sebuah batu andesit (andesitic boulders). Prasasti pertama yang ditulis oleh Raja Rama V berukuran 122 x 46 x 56 cm. Sedangkan prasasti yang kedua dan ditulis oleh Raja Rama VII berukuran lebih besar yaitu 202 x 96 x 67 cm. Untuk melindungi kedua prasasti batu tersebut dari kehancuran yang disebabkan oleh pengikisan air Curug Dago dan dari aktivitas vandalisme, maka kedua batu tersebut dilindungi dengan cara dibuatkan sebuah bangunan berbentuk rumah dengan gaya arsitektur Thailand klasik berwarna merah.

Alasan raja Siam tersebut menorehkan tandatangannya pada sebuah batu di Curug Dago selain terkesima dengan keindahannya, ia merasakan sesuatu hal lain disana. Dipercaya Curug Dago memiliki kekuatan magis yang mampu menenangkan hati dan pikiran saat melakukan ritual semadhi tapa brata. Atas kekaguman sang raja pada Curug Dago, maka ia pun menorehkannya pada sebuah batu sebagai kenang-kenangan bahwa ia telah mengunjungi tempat tersebut. Selain itu juga sebagai bentuk pengakuan atas kekeramatan dan kesucian dari Curug Dago.

Fasilitas Curug Dago & Prasasti Raja Thailand

Sebagai sebuah tempat wisata alam yang sudah dikelola oleh Dias Pariwisata Kota Bandung, Curug Dago ini telah dilengkapi oleh fasilitas yang lengkap dan mumpuni. Mulai dari lahan parkir, mushola, wahana bermain anak, tempat beristirahat, hingga toilet pun sudah tersedia ditempat ini.

Harga Tiket Masuk Curug Dago & Prasasti Raja Thailand

Untuk dapat mengunjungi Curug Dago, kamu akan dikenakan tiket masuk sebesar 15.000 rupiah/orang.

Keterangan : Perubahan harga tiket masuk Curug Dago ini dapat berubah sewaktu-waktu.

Lokasi/Alamat Curug Dago & Prasasti Raja Thailand

Secara administratif, Curug Dago ini berlokasi di Jl. Dago Pojok, Dago, Kec. Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40135.

Rute Menuju Curug Dago & Prasasti Raja Thailand

Tak sulit untuk menemukan lokasi dari Curug Dago yang berada tak jauh dengan pusat kota Bandung ini. Untuk bisa ketempat ini bisa diakses dengan menggunakan kendaraan roda dua atau pun roda empat. Berikut adalah petunjuk arah dari google maps yang bisa kamu gunakan sebagai navigasi :

Gimana tertarik untuk mengunjungi dan berwisata alam sekaligus sejarah ke Curug Dago ini?. Yuk jangan lupa untuk ajak teman atau keluarga kamu agar acara traveling yang kamu buat semakin terasa menyenangkan.

Happy wonderful traveling!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: