Gedung Wastukencana Bandung (Eks Hotel Donk, Tempat Prostitusi Favorit Zaman Hindia Belanda)

Gedung Wastukencana Bandung

Jika kamu menyukai wisata kota sembari menikmati keindahan bangunan tua peninggalan kolonialisme Belanda, maka Bandung adalah salah satu tempat yang cocok untuk kegiatan tersebut. Pernah menjadi salah satu kota besar saat masa pendudukan Belanda menjadikan Bandung banyak bertebaran bangunan monumental khas kolonialisme. Salah satunya adalah rumah bergaya Indische Empires Stijl bernama Gedung Wastukencana.

Sedikit berbeda dengan kebanyakan rumah Belanda di Bandung yang biasanya menaruh nama anak wanita pertama yang diabadikan didepan bangunan rumah, Rumah Wastukencana ini malah menaruh nama jalan pada bagian depan rumahnya. Menurut catatan sejarah yang ada, Wastukencana berasal dari nama seorang Raja Padjajaran, Niskala Wastu Kancana. Ia menjadi sohor lantaran sudah ikut berperang saat usia 9 tahun pada Perang Bubat. Dan ia pun menaiki takhta pada usia 23 tahun dan memerintah Kerajaan Padjajaran selama 103 tahun. Dipercaya bahwa Niskala Wastu Kancana adalah kakek dari Prabu Siliwangi.

Eks Hotel Donk, Tempat Prostitusi Favorit Zaman Hindia Belanda

Rumah yang beralamat di Jalan Wastukencana Nomor 43 ini bukanlah sebuah rumah hunian orang Belanda biasa, bangunan ini saat itu difungsikan sebagai hotel “satu malam” bernama Hotel Donk. Praktik prostitusi sudah merebak bebas sejak dulu hingga kini. Dan Hotel Donk ini adalah salah satu favorit dan ramai saat zaman kolonialisme dulu. Tak tanggung-tanggung, para pelacur yang bekerja di Hotel Donk ini di import langsung dari tanah Eropa, dan bahkan gadis Priangan yang terkenal cantik dan memesona pun turut didatangkan dari berbagai penjuru Priangan.

Menurut catatan sejarah yang ada Hotel Donk yang dibangun pada tahun 1910 ini dimiliki oleh keluarga kaya raya berkebangsaan Italia yang terkenal dengan sebutan Ursone bersaudara. Dipercaya Ursone adalah orang Italia pertama yang menetap di Hindia Belanda pada awal tahun 1890. Profesi dari masing-masing keluarga ini pun beragam, mulai dari pengacara, pemilik toko keramik Carera yang berada di daerah Banceuy hingga memiliki peternakan sapi perah terbesar di Lembang bernama Baroe Adjak. Tak tanggung-tanggung, kekayaan keluarga Ursone ini sangat fantastis, hampir 1/3 tanah di Lembang adalah miliknya.

Keluarga Ursone ini sangat bersahabat dengan Bosscha yang membangun peneropongan bintang di Lembang, tanah yang dibangun diatas peneropongan bintang tersebut merupakan tanah hibah yang diberikan oleh Ursone kepada Bosscha saat itu. Hingga mati pun keluarga ini masih terlihat mewah, hal itu terlihat dari bentuk makamnya yang megah berupa mausoleum yang bisa kamu jumpai di Pemakaman Pandu Pasteur. Tak sulit untuk menemukan makamnya, tanyakan saja pada penjaga makam tersebut maka ia pun akan tahu dan tak sungkan mengantarmu sampai ke tempat peristirahatan Ursone berada.

Fasilitas Gedung Wastukencana Bandung

Meskipun Rumah Wastukencana yang dahulu merupakan bekas Hotel Donk dan memiliki nilai historis yang tinggi, ruamh ini tidak dibuka untuk umum layaknya sebuah museum. Rumah Wastukencana sampai saat ini masih aktif digunakan sebagai hunian.

Harga Tiket Masuk Gedung Wastukencana Bandung

Karena Gedung Wastukencana ini bukanlah sebuah museum, maka belum ada tiket masuk yang dibebankan kepada pengunjung, tapi untuk kamu yang sekedar ingin melihat keindahannya bisa melihat dari luar pagar atau meminta izin kepada penjaga rumah untuk sekedar melakukan swafoto.

Lokasi/Alamat Gedung Wastukencana Bandung

Secara administratif, Gedung Wastukencana ini berlokasi di Jl. Wastukencana No. 43, Babakan Ciamis, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40117.

Rute Menuju Gedung Wastukencana Bandung

Tak sulit untuk menemukan lokasi dari Gedung Wastukencana yang di dahulu bernama Hotel Donk ini. Untuk bisa ketempat ini bisa diakses dengan menggunakan kendaraan roda dua atau pun roda empat. Berikut adalah petunjuk arah dari google maps yang bisa kamu gunakan sebagai navigasi :

Gimana tertarik untuk mengunjungi Gedung Wastukencana yang ikonik ini?. Yuk jangan lupa untuk ajak teman atau keluarga kamu agar acara traveling yang kamu buat semakin terasa menyenangkan.

Happy wonderful traveling!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: