Pantai Ngrenehan (Pantai Yang Instagenic Untuk Ngadem)

Pantai Ngrenehan

Sejarah mengatakan bahwa nama Ngrenehan merupakan pemberian dari Raja Demak yang bernama Raden Fatah yang merupakan putra dari seorang raja majapahit yang bernama Prabu Brawijaya V (1464-1478). Kala itu dikisahkan bahwa Raden Fatah pergi ke tempat ini untuk mencari ayahnya yang pergi melarikan diri karena enggan memeluk agama Islam bersama kedua istrinya (Dewi Lowati dan Bondang Surati). Namun sesampainya disini Raden Fatah tak juga menemukan ayahnya, sehingga dia meminta para petinggi kerajaan Demak untuk berkumpul. Dari kejadian inilah muncul istilah pangrena yang berarti ajakan, yang kemudian hingga saat ini banyak warga yang mengubah sebutan tersebut dengan kata Ngrenehan yang berarti kemarilah kesini.

Pantai Ngrenehan ini memiliki dua buah tebing yang mengapit disebelah kiri dan kanan bibir pantainya, oleh karena itu ombak yang menepi pada tepi pantai ini tidak terlalu besar dan aman untuk berenang. Pada siang hari akan berjajar perahu nelayan yang tersusun rapi menghiasi pinggiran pantai.

Untuk pengunjung yang ingin berwisata dengan menaiki perahu sambil mengelilingi pantai sekitarnya juga terdapat nelayan yang menyediakan jasa tersebut. Tidak hanya itu, untuk kamu yang membutuhkan jasa foto bisa juga menggunakan photographer lokal yang berpengalaman dengan hasil cetakan foto yang kilat.

Pantai Yang Instagenic Untuk Ngadem

Selain ombaknya yang aman, air laut di pantai ini juga sangat bersih dan biru. Pasirnya juga putih dan lembut, Jika kamu mencari tempat yang epic untuk koleksi foto instagrammu, maka pantai Ngrenehan ini bisa jadi salahsatunya. Keadaan alamnya yang masih asri dan segar akan membuat siapa saja betah untuk berlama-lama di pantai ini. Akses jalan yang berliku-liku, naik turun dan meliuk-liuk bisa jadi penyebab pantai ini jarang dikunjungi wisatawan sehingga alamnya masih bersih.

Disamping itu batuan karang disekitaran pantai ini juga terlihat menghiasi keindahan pantai ini. Bukit-bukit berbatu kapur akan tampak mengelilingi kawasan pantai ini.

Fasilitas Pantai Ngrenehan

Dikarenakan pantai Ngrenehan sendiri merupakan pantai nelayan, maka pantas saja jika disini terdapat tempat pelelangan ikan dengan harga yang terjangkau, selain itu juga tersedia ikan-ikan matang yang sudah diolah dan dijual kiloan. Selain itu, ada banyak rumah-rumah makan yang menyediakan menu ikan segar sesuai selera. Tempat parkir roda empat dan roda dua juga tersedia dengan luas. Fasilitas umum seperti toilet umum dan mushola juga sudah disediakan.

Harga Tiket Masuk Pantai Ngrenehan

Untuk datang ke pantai yang satu ini pengunjung hanya cukup membayar biaya tiket seharga Rp 3.000 saja perorang, dan selebihnya kamu bisa menghabiskan waktu disini. Harga fantastis untuk pemandangan yang keren abis.

Lokasi/Alamat Pantai Ngrenehan

Secara administratif, Pantai Ngrenehan ini terletak di desa Kanigoro Kecamatan Saptosari kurang lebih 30 km di sebelah selatan kota Wonosari.

Rute Menuju Pantai Ngrenehan

Jika kamu berangkat dari pusat kota Yogyakarta, pergilah menuju arah ke Piyungan, Kab. Bantul. Sesampainya di Piyungan, lanjutkan perjalanan kamu ke daerah Pathuk lalu ke Sambipitu. Tidak lama dari sana, kamu akan menemukan Lapangan Terbang dengan bertuliskan Gading,  kemudian teruslah melaju hingga menemukan pertigaan. Ambil arah yang menuju Playen. Selanjutnya dari Playen ini kamu menuju ke Paliyan lalu pasar Trowono. Setibanya di Trowono, bisa langsung menuju ke desa Kanigoro. Selanjutnya kamu akan segera tiba di tempat penarikan retribusi karcis atau tempat pembelian tiket masuk pantai. Tiket yang kamu bayar dapat digunakan untuk mengunjungi beberapa pantai lain disekitarnya. Berikut adalah petunjuk arah dari google maps yang bisa kamu gunakan sebagai navigasi :

Gimana tertarik untuk mengunjungi Pantai Ngrenehan yang instagenic dan kekinian ini?. Yuk jangan lupa untuk ajak teman atau keluarga kamu agar acara traveling yang kamu buat semakin terasa menyenangkan.

Happy wonderful traveling!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: