Bersantai, Tracking, dan Wisata Sejarah di Dago Bandung

Dago Pakar pada awal beridirinya merupakan sebuah taman Kota. Kawasan ini terletak di Dago, Bandung. Pada masa pemerintahan Presiden Soeharto Dago Pakar dirubah menjadi Taman Hutan Raya atau Tahura Ir. H. Djuanda karena memang letaknya yang berada di Jalan Ir. H. Djuanda. Beragam aktifitas dapat dilakukan di tempat wisata yang letaknya berada di Bandung sebelah Utara ini.

Untuk mencapai ke tempat wisata Dago Pakar disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi karena tidak ada kendaraan umum yang sampai di Dago Pakar. Bersantai menikmati pemandangan alam yang eksotis, trekking menuju air terjun atau curug dan berkunjung ke tempat bersejarah seperti Gua Jepang dan Gua Belanda adalah aktifitas favorit di Dago Pakar.

Sebelum padat beraktifitas di Dago Bandung, pastikan pesan hotel terlebih dahulu ya untuk tempat istirahat kamu yang bisa dipesan melalui Traveloka.

Berikut adalah aktifitas yang dapat kamu lakukan di Dago Pakar, Bandung :

  1. Bersantai di Dago Pakar

Kawasan Dago Pakar yang merupakan taman hutan raya sangat cocok dijadikan tempat untuk bersantai atau relaksasi. Pepohonan yang tingga dan rindang membuat udara di Dago Pakar terasa sejuk. Selain itu Dago Pakar yang juga merupakan tempat konservasi beragam tanaman di kota Bandung. Hal ini tentu akan menambah pengetahuan dan informasi tentang keragaman tanaman yang ada di Dago Pakar.

Taman rekreasi alam terbuka ini tidak hanya menawarkan kesejukan udara dan rindangnya pepohonan yang mengelilingi, akan tetapi juga terdapat kolam ikan yang besar yang akan menemani aktifitas bersantai atau relaksasi di Dago Pakar.

  1. Tracking ke Curug dan Maribaya

Jika berkunjung ke Dago Pakar usahakanlah untuk melakukan aktifitas ini. Tracking adalah salah satu aktifitas menyusuri jalan menuju tempat wisata seperti air terjun. Salah satu tujuan Tracking yang pertama adalah Curug Dago. Curug ini merupakan curug yang terbentuk dari aliran sungai Cikapundung yang memiliki ketinggian 12 meter.

Sumber Foto : http://www.siapalagi.com

Salah satu hal unik dari Curug ini adalah adanya peninggalan bersejarah dari Kerajaan Thailand yang letaknya tidak jauh dari lokasi Curug yaitu berupa batu dari Dinasti Chakri. Selain Curug Dago, masih ada curug lainya yaitu Curug Lalay. Curug ini berasal dari aliran sungai Cimahi. Ketinggian curug ini mencapai 30 meter.

Curug ini dinamakan Curug Lalay karena disekitarnya terdapat gua-gua yang didalamnya terdapat lalay yang dalam Bahasa Indonesia adalah kelelawar. Suasana sejuk dan hening mendominasi saat sampai di Curug Lalay. Masih ada lagi curug lainnya di kawasan wisata alam Dago Pakar, yakni Curug Omas.

Curug ini memiliki ketinggian 30 meter dan kedalamannya mencapai 10 meter. Curug Omas merupakan aliran dari sungai Cikawari dan terletak di Maribaya. Di bagian atas curug ini terdapat jembatan yang biasanya digunakan pengunjung untuk melihat eksostisme Curug Omas dari atas.

Sumber Foto : http://www.wisatawanalam.blogspot.com

Aktifitas Tracking tidak hanya berhenti sampai di Curug Dago, Curug Lalay, dan Curug Omas Maribaya, kawasan wisata alam Dago Pakar ini memiliki luas 527 hektar dan masih memiliki spot wisata indah dan eksotis lainnya. Patahan Lembang adalah salah satu spot wisata yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Dago Pakar.

Patahan Lembang meliki jalur sepanjang 25 KM. Dari tempat ini pengunjung dapat menikmati pemandangan Dago dari atas bukit. Tempat ini sangat cocok bagi anak muda yang menyukai tantangan karena untuk sampai di Patahan Lembang harus dicapai dengan mendaki.

  1. Wisata Sejarah Gua Jepang dan Gua Belanda

Selain wisata alam, di Dago pakar juga terdapat tempat wisata sejarah yaitu Gua Jepang dan Gua Belanda. Gua Jepang adalah gua yang dijadikan tentara Jepang sebagai tempat pertahanan dari perlawanan tentara sekutu. Gua Jepang pembangunannya memperkerjakan masyarakat Indonesia kala itu dengan cara pemaksaan atau Romusha.

Sumber Foto : http://www.sebandung.com

Beda penjajah, beda cerita, sementarai itu Gua Belanda adalah gua yang dibangun sebagai markas militer dan tempat menyimpan amunisi senjata serta pembangkit listrik tenaga air. Selain itu Gua Belanda juga dijadikan tempat untuk menyiksa para tahanan pahlawan tanah air di negeri Parahyangan.

Sumber Foto : http://www.sky-adventure.com

Itulah ketiga aktiftas favorit yang dapat dilakukan saat berkunjung ke obyek wisata alam Dago Pakar, Jangan lupa untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungannya ya !. Oh ya menurut situs Traveloka, di sekitar Dago Pakar terdapat beberapa tempat menarik lho, seperti lapangan golf, dan Jawa Barat Culture Park.

Dengan berkunjung ke dua gua yang menyejarah tentunya menjadi nilai tersendiri agar bisa menghargai jasa dan perjuangan pahlawan terdahulu dan mengisi kemerdekaan dengan hal positif dan bermanfaat bagi orang banyak.

Sampai Jumpa !

Iklan

One thought on “Bersantai, Tracking, dan Wisata Sejarah di Dago Bandung

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: