Tegal Panjang, Gunung Papandayan, Garut (Padang Rumput yang Luas Mirip Grassland di New Zealand)

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia banyak dilimpahi keindahan alam yang sangat luas biasa dan tersebar dari ujung sabang sampai merauke. Keindahan alam tersebut terdiri dari gugusan kepulauan, laut, pantai, hutan, hingga gunung. Dari banyaknya potensi wisata yang banyak itu pula banyak menyebut Indonesia sebagai “surga yang tercecer di tanah bumi”.

Kini Indonesia semakin dikenal oleh dunia karena semakin banyaknya tempat wisata yang telah terekspose dan dikelola dengan baik. Sebut saja Pulau Komodo yang menjadi tujuan destinasi bagi explorer lokal dan mancanegara. Dan tak sedikit pula tempat wisata yang masih belum terjamah serta sedikit yang mengetahuinya. Kebanyakan dari tempat wisata yang masih belum terkenal disebut sebagai “hidden paradise”. Di Garut terdapat sebuah tempat yang luas dan ditumbuhi oleh rumput hijau. Jika diperhatikan tempat tersebut sangat mirip dengan grassland di New Zealand. Nama tempat tersebut adalah TEGAL PANJANG, GUNUNG PAPANDAYAN GARUT.

20160403_113124

Tegal Panjang, Gunung Papandayan

Tegal Panjang jika diartikan kata perkata memiliki arti yaitu “lapangan luas dan panjang”. Selain luas, Tegal Panjang ini memiliki area luas dan panjang yaitu sekitar 46.830 hektar. Dan hampir 99% kawasan ini ditumbuhi oleh rumput hijau. Letaknya pun sangat unik karena dikelilingi oleh pegunungan tinggi di sekitarnya. Di sebelah utara terdapat Gunung Kondang, di sebelah Timur terdapat Gunung Jaya, dan di arah selatan terdapat Gunung Papandayan serta Gunung Puntang.

Masuk ke dalam Tegal Panjang, seolah seperti berada di serpihan surga yang tercecer di bumi. Tempat ini sangatlah indah, menyejukan, dan membuatmu enggan untuk beranjak dari tempat ini.

20160403_105115

20160403_113200

PhotoGrid_1459699407502

Padang Rumput yang Mirip dengan Grassland di New Zealand

Karena keadaannya yang banyak ditumbuhi rumput menjadikan tempat ini seperti padang rumput savana yang luas. Dan bila diperhatikan tempat ini sangat mirip dengan grassland yang ada diluar negeri khususnya New Zealand/Afrika. Karena hal itu pula banyak yang menyebut tempat ini sebagai miniatur Grassland New Zealand/Grassland Afrika.

Selain memiliki area yang luas dan ditumbuhi oleh rumput, tempat ini juga sangat dijaga ketat karena masih merupakan kawasan konservasi yang dilindungi. Hal itu dilakukan karena tempat ini menjadi habitat hewan langka dan buas, seperti harimau, babi hutan, panther, dll.

20160403_112224

20160403_112257

Fasilitas Tegal Panjang, Gunung Papandayan

Berbeda dengan kawasan wisata lainnya di Papandayan, akses dan fasilitas penunjang dari Tegal Panjang ini sama sekali tak ada. Hal itu karena Tegal Panjang ini merupakan sebuah tempat konservasi yang dilindungi, dan area terbatas dari campur tangan manusia. Terlihat sejauh mata memandang, tempat ini hanya sebuah padang rumput yang luas. Tapi jika masuk ke dalamnya di tempat ini terdapat aliran sungai kecil yang sangat jernih dan dingin airnya.

Selain itu dikawasan ini juga hidup tumbuhan buah-buahan arbei yang berwarna-warni dan beragam rasanya, mulai dari manis dan asam. Beberapa dari tumbuhan buah tersebut menjadi sumber makanan bagi beberapa hewan disana seperti kera atau monyet.

20160403_102455

Tiket Tegal Panjang, Gunung Papandayan

Untuk bisa masuk ke kawasan Tegal Panjang ini tak diberlakukan sistem retribusi tiket seperti kawasan Papandayan lainnya. Jika kamu ingin mengunjungi tempat ini, maka kamu hanya perlu izin khusus atau SIMAKSI (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi) yang dikeluarkan oleh BKSDA (Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam) Gunung Papandayan. Tanpa SIMAKSI yang lengkap maka kamu tidak boleh masuk, dan jika kamu melanggarnya maka kamu akan dikenakan denda dan sanksi. Selain hal tersebut, ditempat ini pula kamu sama sekali DILARANG untuk berkemah.

Lokasi/Alamat Tegal Panjang, Gunung Papandayan

Tegal Panjang ini terletak di lembah Gunung Papandayan. Untuk bisa menuju tempat ini, lokasi pertama yang harus dituju adalah kawasan wisata Gunung Papandayan, yang terletak di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat. Dan Gunung Papandayan ini terletak sekitar 70 Km sebelah tenggara Kota Bandung.

Rute Menuju Tegal Panjang, Gunung Papandayan

Untuk bisa tiba di kawasan Tegal Panjang ini bisa diakses melalui dua rute. Rute pertama adalah melalui kawasan wisata Gunung Papandayan, dan yang kedua adalah melalui rute Pangalangan. Yang paling mudah dan resmi/legal adalah melalui kawasan Gunung Papandayan, namun untuk bisa masuk dari pintu masuk ini kamu harus dilengkapi SIMAKSI yang jelas dan resmi dari BKSDA. Akses dari Gunung Papandayan ini bisa dilalui sekitar 6 jam perjalanan dengan berjalan kaki. Rute yang dilalui adalah dengan melewati kawasan hutan tropis yang sejuk. Hutam ditempat ini juga sangat unik karena hampir semua pohon ditumbuhi oleh lumut.

Rute lainnya adalah dengan melewati kawasan Kebun Teh Malabar Pangalengan, Kab. Bandung. Sebenarnya rute ini adalah ilegal karena kamu tak memiliki izin dari BKSDA. Dari rute ini kamu akan berjalan kaki selama kurang lebih 9 jam pulang-pergi. Rute yang dilalui adalah dengan menyusuri kebun teh, setelah itu memasuki kawasan hutan tropis.

Gimana tertarik untuk datang dan berkunjung ke Tegal Panjang yang sangat indah dan mirip grassland New Zealand ini? Ayoo ajak temanmu dan jangan lupa siapkan SIMAKSI yang lengkap dan resmi dari BKSDA Gunung Papandayan.

Happy wonderful traveling!

Iklan

3 thoughts on “Tegal Panjang, Gunung Papandayan, Garut (Padang Rumput yang Luas Mirip Grassland di New Zealand)

Add yours

  1. Maaf sebelumnya…Seharusnya kawasan konservasi tidak perlu di explore untuk umum karna akhirnya orang mencari jalan masuk ketika SIMAKSI tidak didapatkan…Tolong jaga kelestrian alam Indonesia demi generasi bangsa.

    1. Maaf sebelumnya sy posting artikel jg jg bekerjasama dg pihak Gn. Papandayan guna memberikan edukasi bahwa ke tempat konservasi harus ada SIMAKSI. Sy prihatin banyak postingan yg memberitahukan bahwa kesini bisa bebas. Jd artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bahwa ke kawasan konservasi hrs ada izinnya. Terima kasih

      1. Maaf mas, ingin mengoreksi sedikit..
        memang benar apabila tujuan mas untuk mengedukasi agar yang ingin berkunjung ke Kawasan Tegal Panjang ini harus memiliki perizinan yang legal terlebih dahulu (SIMAKSI), hal ini memang dikarenakan kawasan Tegal Panjang ini merupakan Cagar Alam yang terdapat di Taman Wisata Alama (TWA) Gunung Papandayan yang juga memiliki keunikan flora-fauna tersendiri di sana sehingga memang harus ‘terbebas’ (bukan terbatas) dari campur tangan manusia, atau sebut saja ‘dibiarkan secara alamiah’ kalau dalam definisi sederhana nya. Nah untuk itu, sebelum kita salah kaprah dalam penggunaan SIMAKSI tersebut, kita juga harus melihat lagi peruntukan SIMAKSI itu..
        Setahu dan sepengalaman saya, BKSDA setempat hanya boleh mengeluarkan/memberikan izin (SIMAKSI) untuk mengunjungi kawasan Suaka Alam (Cagar alam, suaka marga satwa), kawasan Pelestarian Alam (Taman Nasional, Taman Hutan Raya, Taman Wisata Alam) dan Taman Buru ‘hanya’ untuk kepentingan atau tujuan seperti : penelitian, kegiatan sosial, kegiatan religi, jurnalistik, ilmu pengetahuan, pendidikan dan ekspedisi.
        Untuk itu kita memang harus sadar diri atau mengingat kembali apa yang menjadi tujuan kita sebelum mengunjungi tempat itu karena diharapkan pastinya dengan kedatangan kita ke sana tidak akan mengganggu flora-fauna endemik yang ada di sana. Bagi yang hanya ingin berfoto selfie ria di sana menurut saya alangkah baiknya jika tidak mengunjungi tempat itu, pertama karena lokasi medan yang jauh dan masih alamiah sehingga kita tidak tahu apakah ada bahaya binatang buas yang mengintai keselamatan kita, kedua harapannya dengan tidak berkunjungnya kita ke sana nantinya kita bisa sama-sama saling menjaga kelestarian alam di sana karena tidak terganggu oleh kedatangan kita.
        Mohon koreksi ya mas apabila ada yang kurang lengkap. Dan saya mohon untuk dilengkapi pula tulisannya yang berkaitan dengan tujuan pemberian SIMAKSI itu untuk apa.. sehingga ke depannya ketika ada seseorang yang berkunjung membaca blog mas ini akan merasa terdukasi secara lengkap dan detail. Terima kasih.
        Salam lestari dari saya yang dulu pernah melakukan penelitian flora di Tegal Panjang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: