e-Portofolio Kuliah

Manajemen Pendidikan Berbasis Multi Budaya – Konstruksi Sosial Disabilitas dalam Pertimbangan Organisasi Pendidikan (BAB VI)

Artikel ini saya dedikasikan kepada mereka yang telah menerjemahkan, meresume dan mempresentasikannya dengan sangat baik. Terima kasih banyak kepada :

HATI-HATI PERILAKU COPY PASTE YANG TIDAK SESUAI DENGAN KAIDAH KEILMUAN DAPAT MEMPENGARUHI NILAI DAN NAMA BAIK ANDA

Konstruksi Sosial Disabilitas ย dalam Pertimbangan Organisasi Pendidikan (BAB VI)

a. Konstruksi Sosial Cacat Pendidikan

Sebuah teori strukturasi, menunjukkan bahwa kemampuan fisik dan mental dan cacat fisik mungkin banyak terjadi, lalu bagaimana masyarakat menanggapi perbedaan tersebut yaitu diatur oleh tradisi dan kekuasaan yang berlaku.Sebagai contoh penjara sebagai lembaga konstitusi hukuman atau sebagai pusat rehabilitasi.

b. Emotivisme, Masyarakat, dan Pendidikan.

Emotivisme adalah teori pengetahuan dan kebenaran yang menyatakan bahwa pernyataan sarat nilai hanya mencerminkan perasaan atau emosi dan karena itu tidak mampu.

c. Pendidikan Administrasi dalam Masyarakat Pluralistik

Behaviorisme, fokus pada yang diamati sesuai kondisi atau keadaan, menjadi salah satu model untuk pendidikan secara umum dan khusus.Catatan dari dua hasil dari doktrin behavioristik yang memiliki efek merusak pendidikan.

d. Konstruksi Sosial Kecacatan dalam Pendidikan

Karena begitu banyak orang di komunitas ini (sekolah) telah membedakan siswa dalam perbedaan mereka sendiri. Jadi siswa (cacat) hanya bisa mengandalkan sekelompok orang yang peduli dan yang percaya pada mereka saja dalam komunitas ini.

Diperlukan sebuah model baru yang menangani kebutuhan semua anak, dalam model seperti itu sekolah akan dipandang sebagai komunitas yang bertanggung jawab untuk semua anggotanya dan akan mengakui bahwa anggotanya berasal dari seluruh lapisan dan sektor masyarakat yang lebih besar dan beragam.

Pendidikan inklusi adalah sebuah system pendidikan yang memungkinkan setiap anak dapat berpartisipasi penuh dalam kegiatan kelas regular tanpa mempertimbangkan kecacatan atau karaktersitik lainnya. Disamping itu pendidikan inklusi juga melibatakan orang tua dalam cara berbagi kegiatan pendidikan, terutama dalam proses perencanaan, dalam kegiatan belajar mengajar, dan pendekatan guru berpusat pada anak.

Administrator memainkan peran penting dalam merancang dan mengimplementasikan rencana jangka pendek dan jangka panjang dalam lingkungan belajar, mereka juga mempunyai kewenangan untuk mengesahkan sebuah peraturan tertentu dan membantu menciptakan sebuah imej sekolah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s