Capcap Guricap

Rabbi, Mengapa Bundaku Sering Menangis?

Ibu adalah makhluk spesial yang hadir ditengah-tengah kita, kehadirannya memberikan kesejukan dan yang mewarnai hidup kita. Ga akan ada habisnya kalo kita berbicara mengenai Ibu atau Bunda. Semua jasa dan pengorbanan yang telah ia berikan ga akan mungkin kita balas. Kata dosen saya Bpk. Prof. Dr. Dadang Suhardan, M.Pd mengatakan : “Sampai kapanpun kita tidak akan pernah bisa membalas kebaikan dari ibu kita, walaupun kita menggendongnya agar kakinya tidak menyentuh tanah sedikitpun sampai akhir hayatnya maka belum pernah terbalaskan semua kebaikan yang telah ia berikan kepada kita”. Maka dari itu atas semua jasa dan kebaikan yang telah ia berikan maka sudah sepatutnya kita selalu menghormati dan menjunjung ia selama ia hidup di dunia. Berikanlah yang terbaik untuk Ibu kita yaa teman-teman..

Pada edisi kali ini saya masih menulis artikel yang saya ambil dari Novel โ€œThe Inspiring Wordsโ€ karangan Deshinta Arrova Dewi. Kali ini saya akan menulis artikel yang berjudul “Rabbi, Mengapa Bundaku Sering Menangis?”. Penasaran dengan artikelnya?? Yuukk aahh.. Cekidot

Rabbi, Mengapa Bundaku Sering Menangis?

Seorang anak kecil bertanya pada Tuhannya, “Rabbi, Mengapa Bundaku Sering Menangis?”

Allah menjawab, “Karena ibumu seorang wanita. Aku menciptakan wanita sebagai makhluk yang istimewa.

Aku kuatkan bahunya untuk menyangga dunia. Aku lembutkan hatinya untuk memberi rasa aman

Aku kuatkan rahimnya untuk melahirkan benih manusia dan bersabar atas kerewelan yang sering datang dari putra-putrinya

Aku memberinya ketegaran yang bisa membuatnya bertahan ketika semua orang menyerah dan merawat keluarganyaย  selama sakit dan lelah tanpa mengeluh

Aku beri dia kekuatan memikul beban keluarga tanpa mengeluh. Aku kutakan batinnya untuk tetap menyayangi buah hatinya meski bahkan saat mereka menyakitinya

Aku tanamkan rasa kasih sayang yang akan meninabobokan buah hatinya dan berbagi cerita dengan putra-putrinya yang beranjak dewasa

Aku beri dia keindahan untuk melindungi batin suaminya. Aku beri dia kebijaksanaan untuk mengerti bahwa suami yang baik tak akan pernah menyakitinya, tapi kadang itu hanya ujian apakah dia wanita setia

Bundamu, makhluk yang sangat kuat. Jika kau lihat bunda menangis, karena Aku beri dia air mata, yang bisa dia gunakan sewaktu-waktu untuk membasuh luka batinnya dan memberikan kekuatan baru.”

Daftar Pustaka : Dewi, Deshinta Arrova, 2009, The Inspiring Words. Bandung : Khazanah Intelektual

Iklan

2 thoughts on “Rabbi, Mengapa Bundaku Sering Menangis?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s